Upacara Ngaben


upacara ngaben

Upacara ngaben – beberapa hari yang lalu tetangga ada yang meninggal dan baru kemarin di ngabenkan atau di upacarakan, karena yang meninggal beragama hindu makanya disini saya sebut ngaben. Untuk sahabat blogsukseslink sudah tidak asing lagi pastinya mendengar kata ngaben kan..? 

Atau belum pernah mendengar atau mengetahuinya? Baiklah saya jelaskan sedikit mengenai ngaben, yaitu suatu upacara pembakaran mayat oleh umat beragama hindu yang bertujuan mensucikan roh untuk orang yang sudah meninggal dengan cara melakukan pembakaran jenazah. 

Karena tetangga ini bukan orang kaya maka waktu pengabenannya hanya biasa – biasa saja tidak seperti orang kaya yang menggunakan patung (model sapi) di hias semeriah mungkin, saya sebagai muslim sudah seperti sebelumnya bahwa jika ada yang meninggal selalu ikut mengiringi hingga tiba di tempat lokasi pembakaran jenazah, sebagai kerukunan beragama di desa yang dalam 1 desa diisi 3 agama. 

Dengan ratusan umat hindu yang mengiringi, umat islam hanya ada 4 orang termasuk saya, ada 2 orang yang beragama Kristen tapi saat pengambilan gambar sedang tidak dengan mereka, seperti foto dibawah ini.

upacara ngaben

Sangat indah ya sobat berbeda agama dalam 1 desa yang jumlahnya ± 300 kk itu bisa begitu rukun, saling membantu dll yang sifatnya umum, untuk beribadah tentu kami semua saling memahami dan tidak mau menggangu. 

Demikian upacara ngaben yang kemarin saya ikuti.
Previous
Next Post »

180 komentar

Write komentar
Agus Setya
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

saya sudah baca titip komen aja besok komen lagi

Reply
avatar
Mas Nady
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

wah jujur saja saya belumpernah melihat secara langsung acara ngaben sob.. di tempat saya ada sih org yang beragama hindu, namun tetep di makamkan, nggak pernah ada yg di ngabenkan. hehehehe

Reply
avatar
Pakies
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

Saya pernah ngeliat prosesinya sewaktu ke Bali, cukup ngeri Kang

Reply
avatar
mas-andes
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

ada ngaben ada juga yang ditaruh di bawah pohon gitu. kok beda2 ya mas di bali

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

yo wes mas tak tunggu yo

Reply
avatar
Deeah Zone
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

Ngaben biasanya dilakukan di Bali, upacara pemakaman seperti ini merupakan salah satu unsur budaya kita yang kaya dan semoga tetap lestari, meskipun memang terlihat serem alias menakutkan ya.

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

itu belum mas, nanti kalau sudah saatnya atau sudah ada dananya nanti akan diaben juga, bisa dibilang itu nitip dulu... kita tunggu bli ks menjawab nih...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

emang agak ngeri, apalagi yang acaranya diramaikan diarak2 gitu mas...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

mungkin itu belum di aben mas, masih dikubur dulu...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
28 Mei, 2013 delete

karena umumnya umat hindu di pulau bali mbak, sebenernya bisa dimana saja wilayah mereka tinggal.. betul itu mbak, kita sebagai umat non hindu menghormati budayanya...

Reply
avatar
MaYa KayLa
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

baru dengar sob,,

Reply
avatar
29 Mei, 2013 delete

saya sangat ingin melihat prosesi upacara ngaben..tapi tak pernah kesampaian :-)

Reply
avatar
yuezha32.com
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

Mas, kita lakukan TUKER LINK yuk?
Link BLOGSUKSESLINK sudah terdaftar dalam LINK SAHABAT di blog yuezha32.com

Reply
avatar
Nia Dewiasih
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

saya tunggu juga

Reply
avatar
Nia Dewiasih
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

indah sekali ya bang BG kerukunan warga dsna mskipun berbeda keyakinan tapi tak menghalangi untuk saling tlong menolong satu sama lain

Reply
avatar
budi os 19
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

upacara nya sendiri membutuhkan dana dan biaya tinggi juga ya mas ..

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

belum muncul juga nih mbak nia

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

jadi sekarang sudah tau ya sob

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

mudah2an kelak bisa menyaksikan langsung mas hari

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya mbak, dulu waktu membuka desa ini 3 agama, jadi hingga sekarang kehidupan selalu damai, masalah ibadah sih masing2...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya mas, buat sajen atau dari janur bisa beberapa hari.. apalagi jika acaranya banyak menggunakan rias

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

saya dong yang muncul menggantikan mas Agus setya

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

Bli KS lagi di pantai

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

saya jadi ikutan ngeri nih

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

ohh emang dikubur dulu Mas?

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya Mas, keren nih.

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

sekarang mari kita ketahui bersama

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

mas hari memang sukanya langsung

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya, sejuk banget nih

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

rias apa tuh Mas?

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

tapi ngaben kan kalo dianalogikan, hukumnya kayak sunnah gitu ya Mas, bagi yang mampu kan?
soalnya kan mahal banget ya

Reply
avatar
KY
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

ooo..begitu ya, adat sebelah sana, KY baru tahu ni, thanks ya

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

saya menggantikan sapa..?

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

lagi di sungai Bang. biasanya nunggu 3-6 bulan baru di aben. biasanya ngumpulin dana dulu, soalnya biaya ngaben mahal sekali.

Reply
avatar
Ndank Nabil
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

wah rukun deh dan kita bisa banyak pengetahuan tentang agama satu sama lain

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

asik lagi.. di arak kayak ogo-ogo.
apa lagi yang mau di aben orangnya kastanya tinggi. pasti ramai banget..

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

kalau yang di taruh di bawah pohon tuh adanya cuma di trunyan.
nggak di aben juga nggak di kubur.

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

nggak mau yang siaran ulang..

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

sangat sejuk. tapi di tempat saya panas..hohoho

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

rias penganti kalee Bang..hehe

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya Bang, tapi kadang di aben masal dananya di ambil dari banjar setempat.

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

kalau warganya rukun enak ya Mas. bisa gotong royong.

itu ngabennya pakai kayu apa kompor Mas?

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

mas ks menggantikan wewe gombel

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

mahal ya mas? tinggal bakar aja mahal juga ya.
padahal ada bensin atau lengo gas

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

kalau orang kere sepi ya ?

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

serem kalau lewat malam2

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

yuk gelar kardus

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

apalagi cuplikan

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

karena mas ks sedang ngeloni kompor

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

kayak mayat dalam agama kristen ya

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

jadi mayat di kumpulkan dulu baru kalau sudah terkumpul banyak di bakar rame-rame ya

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

ternyata mas Abg jadi modin disana ya pantes aja jadi rukun dan sentosa.
kalau jadi modin jangan kuatir gak kumanan ambeng lho mas, hehe

Reply
avatar
Boku no Blog
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

Pernah menyaksikan upacara Ngaben ϑĭ Bali sekali thok Mas Agus bg.

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

gendoruwo sapa?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

bli ks@ begitu ya bli... janur sekarang mahal segepok 45ribu...
mas agus@ huss namanya juga budaya dan kepercayaan mereka...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

bukannya sepi sih mas agus, cuma biasa aja, kalau di kampung ya semua umat hindu ikut mengiringi

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

yang dipaulau itu ya, iya pernah denger dan nonton acaranya di tv...
kalau mas agus lewat paling juga di haiiiii...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

juara makan?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

lalu ngopi bersama

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

memang enak sih yang langsung2

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

mas agus ngeloni apa nih?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

hehehe maksudnya tempat membawa mayatnya di rias, kan makek model atap seperti rumah gitu, menggunakan kertas warna warni pokoknya diriaslah...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

entah sunah atau bukan mas zach, selama ini ditempat saya walaupun dari keluarga tidak mampu tetep bakal diaben..

mas agus@ maksudnya jika dananya cukuplah mas bukannya mayatnya yang banyak, banyak juga kalau dananya tidak ada gimana...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya sobat, bisa saling memahami dan mengerti

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

iya mas, kalau pihak muslim sedang yasinan atau baca do'a umat hindu sekitar rumah di undang juga kok, walaupun mereka hanya diam saat acara dimulai, kalau sekarang sudah mulai makek kompor mas belum lama juga, sebelumnya makek kayu...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

aahahaha... *modin apaan ya

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
29 Mei, 2013 delete

gimana mas seru, ngeri?

Reply
avatar
Wisata Murah
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

fotone pasti ngintip ngintip ne, keliatan jauh amat,, mestinya di closup mas, hehehe

memang ngabean ini jadi ciri budaya warga bali dimanapun berada,, thank dah dishare

Reply
avatar
mas-andes
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kalo ngaben bumbunya apa aja sih bang

Reply
avatar
30 Mei, 2013 delete

emang kalo ngaben sama dikubur masih enakan mana mas

Reply
avatar
30 Mei, 2013 delete

uwhhh merinding deh kayaknya mas

Reply
avatar
30 Mei, 2013 delete

ou ngaben juga tergantung strata ya, kalau lebih tinggi. lebih mahal ya pastinya.. ehm.. baru tau. :D

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

gendruwo ada kok yang gondrong, saya kan ndak gondrong

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

hehehe..jadi malu sama mas Abg

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

sama juga sih kayak orang islam, mungkin seperti itu ya mas

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

hiii takuuuut

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

makan krupuk tingkat kolompencapir

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

pake sukun rebus

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

enak sama pemanasan dulu dong, biar menjiawai

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

istri saya dong

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

oo tak kita mayatnya

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

oh iya ya..soalnya belum pernah sih ngerti ginian

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kompornya besar ya mas

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

modin ya yang mimpin berdoa orang meninggal

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

berarti gendoruwo pendek

Reply
avatar
Thanjawa Arif
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

malu berarti masih punya ......... ya mas hehe......

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

ga usah malu wong nggak bugil ini, biasanya juga nggak malu :D

Reply
avatar
Thanjawa Arif
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

cuma 4 orang diantara 300, dalam minoritas ya mas, semoga kerukunan tetap terjalin

Reply
avatar
Thanjawa Arif
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

mas Agus bg takut ketahuan sama mayatnya mas nanti dimarahi

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

iya mas sama alias kembar

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

bumbu? wah...
sampean penakut to mas?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kelompok saya donk yang menag "maju tani"

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

pasti terus ngrumpi wanita tetangga sebelah

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kelamaan donk mas keburu basah, mending langsung maju

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

jadi dingin ya mas

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kalau masalah dana wah ribet mas bagi kita, bagi mereka sih biasa... dana pura biaya ini itu, belum bulanannya banyak lagi deh, tuh bli ks yang paham...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

nggak besar2 amat sih mas, dia ada semacam pipa panjang gitu apinya besar dan ada beberapa pipa

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

bukan mas, kalau itu ada baiknya karena memimpin berdo'a, sayangnya bukan. mas agus kali yang modin

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

mungkin yang baru sekali ngliat iya

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

hehe masalahnya gerimis mas, liat aja di potonya pada berteduh kan?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

yaahh... kalau itu sih tergantung kita meluk agama apa, kalau kita hindu sudah pasti di aben

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

mahal itu karena yang diperlukan banyak juga sob, semacam kalau kita menikah diramaikan atau biasa aja gitu...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

iya mas, paling banyak mungkin 10 orang mas itu sudah semua, karena satu desa mayoritas beragama hindu

Reply
avatar
30 Mei, 2013 delete

ane belum pernah lead langsung mas :D

Reply
avatar
Opex Baft
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

Belum pernah ngeliat secara langsung seperti apa

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

kalau tidak ada yang beragama hindu mungkin tidak menemukan kecuali saat liburan ke bali dan ada yang ngaben

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

seperti itulah mas hehehe

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

ok mas, terima kasih sudah mengajak tukeran link

Reply
avatar
30 Mei, 2013 delete

ngeri banget kalo dingabenkan :3 belum pernah liat sih .. baru liat lewat gambar aja udah ngeri :)

Reply
avatar
wongcrewchild
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

ngaben, blom prnah mnyaksikan lngsung...
patut dicontoh untuk negeri ini, sikap yg mulai luntur dalam keberagaman.
yang akan mendapat World Statesman Award mesti dibuktikan, bukan hanya skedar pnghargaan, tpi realita

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

iya, saya juga belum pernah liat

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
30 Mei, 2013 delete

bodin lain lagi

Reply
avatar
Buret
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

sejuk sekali mas, kerukunan beragama saling bantu & menghargai walau berbeda agama.

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

pasti sudah cukur dibawah pohon asem

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

hehehehe....biasanya kan gak berbuat kesalahan mas, jadi gak malu

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

bapak saya dulu jadi modin mas, hehe

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

saya pengen lihat mas

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

nanti di itik itik sama mayatnya

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

ooo begitu ya mas

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

kalau sunat gimana mas ?

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

sering dengar orang hindu berdoa mas ?

Reply
avatar
Agus Setya
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

top sekali ya mas

Reply
avatar
iin indriani
AUTHOR
31 Mei, 2013 delete

aku juga belum pernah liat langsung ,,
tapi kayanya sedih ya kalo ga rame .. jadi kesannya cuma bakar benda biasa ,
huhuhu ,,

indahnya persatuan ya mas ;)

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

udah pindah mas, pohon asemnya udah di tebang

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

jarang buat kesalahan ya, wah hebat nih

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

bodin mah enak dimakan, kok nggak nurun anaknya ya apa lain aliran hehe

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

ya udah mas nti tak kasih tau kalau ada yang ngaben lagi

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

ih geli donk

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

sunat tinggal ke tempat mantri beres mas ahii

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

ya sering banget mas, wong pura utamanya nggak jauh dari rumah saya, paling 60 meter...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

ya udah kapan2 kita liat yuk

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

super sekali mas

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

betul sekali mas

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

kalau orangnya cuma sedikit iya mbak,
iya indah banget mbak...

Reply
avatar
Opex Baft
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

Mending dicoba om, jgn sekedar liat :D
Hahahah... Kabooorrrr

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
01 Juni, 2013 delete

ya udah sampean nyoba dulu mas?

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

luar biasa sekali Mas

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

coba kalo nggak begitu

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

bukannya 70 meter mas..

Reply
avatar
zachflazz
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

superman pasti

Reply
avatar
Budi Siswanto
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

Waduh ada yang mau saingan dengan bli KS nih kang AGus bg hehehe... maaf kang datang terlambat nih.... met pagi kang...

Reply
avatar
Budi Siswanto
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

top makotop tapi nggak pake tanktop lho hehehe

Reply
avatar
Budi Siswanto
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

wah susah juga ya bagi kaum miskin sudah berduka masih juga sedih masalah biaya...

Reply
avatar
Ants Kaka
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

kok poto pas lagi ngaben nya jauh banget sob,, jadi penasaran pengen liat dari deket,,

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

karena mereka sudah terbiasa sih mas, dan kewajiban juga...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

coba nggak begini

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

65 meter tepatnya

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

super women ajah

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

is de bes..
mas budi@ jadi makek bh aja mas?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

ahihihi... met pagi mas budi met sarapan

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

waktu itu lagi gerimis tak diundang mas, jadi nyari tempat berteduh hehehe

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

asemnya dujual di pasar..

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

kecuali saat kesalahan nyanyi...

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

kembar tuh mirip alias sama ya..

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

sekalai-kali nyamping jangan madu trus...

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

pasti dikasih es batu biar dingin...

Reply
avatar
MaYa KayLa
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

gantian dunk,,,,,, ngrumpi lelaki,,,,
jgan wanita ja yg jdi bhan rumpian,,,,,
ehehehehehe,,,,,,

maya msih kebagian sukunnya g kak?

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

sekarang sudah moderen.. kalau pakai kayu bisa lama selsainya..

Reply
avatar
Kstiawan®
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

bapaknya aliran Pop, anaknya aliran dangdut..xixixi

Reply
avatar
Boku no Blog
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

Berkunjung Lɑ̤̥̈̊ƍΐ [m̲̅][a̲̅][u̲̅] lihat upacara ngaben malah dah buyar heheheh:)

Reply
avatar
02 Juni, 2013 delete

seharusnya menggunakan ruangan tertutup agar tidak menimbulkan polusi udara. Hidup rukun harus dijaga, toleransi harus di tumbuhkan.

Reply
avatar
02 Juni, 2013 delete

nama agus kumpuuuul :)

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

iya pak ada apa ya

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

pasti lagunya balonmu

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

wanita memang cocok untuk bahan rumpian, apalagi kalau bening hikhik...masih tinggal 1 nih...

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

wah bisa coklek bli

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

dingin2 empuk ya bli

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

seharusnya sudah bisa diruangan kalau makek kompor ya bli, jadi saat tiba2 hujan tidak terganggu

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

pantesan mas agus suka nyawer di orgenan ahii

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

telat mang boku, dari tadi kemana aja?

Reply
avatar
agus bg
AUTHOR
02 Juni, 2013 delete

ruangan tertutup asepnya kemana mas? setuju mas

Reply
avatar
Yono Karyono
AUTHOR
05 Juni, 2013 delete

ooooh ternyata begitu ya upacara ngaben ntu.... baru lihat

Reply
avatar

Terima kasih sahabat sudah :
1. Berkomentar
2. Tidak memasukkan link hidup dalam komentar
3. Tidak berkomentar sara/porno EmoticonEmoticon